Sudahkah Kamu Mengucapkan “‘Terima Kasih'” ?

Tag

, , ,

Aneh ! Siang ini kok saya belum merasa lapar ya? Padahal tadi tidak (sempat) makan pagi akibat telat bangun (seperti biasa, hahahaha..). Tadi sih tidurnya baru jam tiga pagi. Ya, seperti biasa, bangun jam tujuh lewat sedikit. Untungnya saya tetap semangat dan tidak telat ke kampus untuk kuliah. Entah karena semangat kuliah atau alasan lain, saya tidak tahu kenapa saya tidak, lebih tepatnya belum merasa lapar setelah selesai kuliah jam 13.00 tadi. Biasanya perut Baca lebih lanjut

No Galau, Terima Kasih Yesus

Hari ini harinya Tuhan, mari kita bergembira dan bersuka cita.

Ya, hari Minggu adalah hari peristirahatan bagi umat manusia. Segala aktivitas yang kita lakukan selama enam hari berturut-turut kita hentikan sementara pada hari Minggu. Mengapa demikian ? Karena sejak awal penciptaan, Tuhan juga beristirahat pada hari ketujuh. Hari ketujuh (hari peristirahatan) tersebut disebut hari Sabat. Namun, masih ada kontroversi dari beberapa pihak yang mempertanyakan hari ketujuh (Sabat) itu hari Sabtu atau hari Minggu.

Saat ini, Baca lebih lanjut

Ketika Kaki Tak Bisa Dibohongi

Tidak biasanya saya bisa bangun pagi cepat. Entah karena semalam tertidur cepat atau karena tiba-tiba muncul semangat, saya terbangun jam lima lewat dan benar-benar sadar setelah jam enam. Prosesnya penyadarannya sangat lamam, tapi itu udah beda dengan hari biasa, bangun jam setengah tujuh dan sadar baru setengah delapan. Alhasil, kuliah hampir telat terus. “Hampir”. Tidak pernah jadi telatnya. :)

Saya memang semangat ketika bangun, kemudian saya berdoa. Serahkan semua kegiatan hari ini dalam penyertaan Tuhan. Biarlah kuasaNya yang bekerja. Selesai berdoa saya menyalakan komputer jinjing. Konekkan internet dan Baca lebih lanjut

Kasihilah Sesamamu, Bahkan Musuhmu

“Kamu telah mendengar dalam firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu. Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.” (Matius 5:43-44)

Kita memerlukan orang lain. Itu adalah sifat dasar manusia. Tujuannya untuk mensosialisasikan diri dengan lingkungannya dan orang lain. Manusia yang satu memerlukan manusia yang lainnya.

Hubungan dengan orang lain perlu kita jaga. Baik dengan teman, saudara, orang tua, dan lain-lain. Kita menjalani hidup bersama mereka dengan berbagi kasih. Kamu mengasihi mereka dan mereka mengasihi kamu. Tidak hanya dengan kenalan, kita sebagai manusia sudah selayaknya mengasihi orang lain yang tidak kita kenal. Sejak dulu kala, bahkan sebelum tahun Masehi dimulai, manusia tidak bisa bergaul jika tidak saling mengasihi.

Lihat saja, ketika satu suku memasuki daerah suku lainnya seringkali terjadi perang. Apa sebabnya ? Baca lebih lanjut

Helm untuk Keselamatan, Bukan (hanya) untuk Razia

Jam sembilan pagi, salah satu teman sekampus datang ke kos. “Lae..!!” panggilnya. Saya sedang asyik bermimpi.Mungkin respon dari telinga ke otak saya sangat cepat sehingga saya mendengarnya dan langsung terbangun. Masih setengah sadar, saya membuka pintu kamar.

“Ayo ke pamela, lae!” ajaknya.

“Bentar lae, masih belum sadar ini.”

Saya memang masih belumsepenuhnya sadar karena terbangun tiba-tiba. Saya menenangkan diri sebentar dan mencari sisa-sisa kesadaran saya. Akhirnya saya keluar Baca lebih lanjut

Kalah di Final. Sepertinya Ini Kutukan.

Pecinta sepak bola Indonesia kembali kecewa. tim nasional U-21 gagal berhasil menjadi juara setelah ditaklukkan oleh tuan rumah, tim nasional dari Brunai Darussalam. Indonesia takluk 0-2 setelah bola dilesakkan oleh Muhammad Aminudin pada menit 48 dan Adi Bin Said pada menit 75. Hasilnya tentu saja membuat jutaan jiwa di Indonesia sangat kecewa karena gagal membawa pulang trofi Sutan Hassanal Bolkiah 2012.

Kekalahan tim nasional U-21 pada perebutan trofi sutan tersebut menimbulkan satu spekulasi dalam pikiran saya. Sepertinya ini kutukan bagi Indonesia.

Saya mengatakan keadaan ini sebagai kutukan dengan Baca lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.